RSS

Jeritan Hati


Astaghfirullah Yaa Rabb, kenapa rasa ini kembali lagi, rasa gundah gulana, rasa ingin diperhatikan, rasa ingin memiliki, sifat egois, padahal waktu yg ku butuhkan untuk Move On itu bukan waktu yg sebentar yg cuma satu atau dua bulan tp bertahun-tahun, tapi ketika gombalan itu Terlontar lagi dari kata-katanya kenapa hati ini dengan mudahnya luluh kembali.

Yaa Rabb,, Hamba Mohon segera Lah pertemukan Hamba dengan Pemilik Tulang Rusuk Hamba ini, Seorang Calon Imam yg telah Engkau Persiapkan dr sejak Engkau Tiupkan Ruh kedalam Diri hamba sedari Hamba dalam Kandungan Ibu Hamba..

Hamba tak tahu sampai kapan hamba bisa bertahan dengan kesendirian Hamba, meskipun Hamba tahu bahwa Hamba tidak sendirian di muka bumi ini karena masih ada Engkau Pemilik Jagat Raya ini, serta keluarga hamba, tapi hamba juga ingin seperti teman-teman hamba yg memiliki teman hidup yg senantiasa menemani hamba sampai Akhir Hayat nanti dan yg akan menyempurnakan Ibadah hamba kepadaMu Yaa Rabb, keturunan yang senantiasa menjadi Pelipur Lara dan Penyemangat dalam keluarga kami...

Kalau Dia (AR) bukan Jodoh Hamba, Yaa Rabb Hamba mohon jangan Engkau kembalikan perasaan itu yg senantiasa membebani hati ini yg tak pernah bisa berpaling ke lain hati.. PalingkanLah Hati ini ke Orang yg Tepat, ke orang yg sudah Engkau Catatkan Namanya untuk menjadi Pendamping Hamba.. 

Tutorial HIjab Simple






















Hubungan Mulai Hambar


Sudah lama tak jumpa, hubungan yg sudah 3 tahun di jalin apabila cukup lama tdk bertemu dan komunikasi juga kurang lancar, hubungan tersebut juga berubah menjadi hubungan yang hambar, ketika bertemu kembali juga akan terasa asing seperti tidak ada lagi kemistri dalam hubungan tersebut, kalau sudah seperti itu langkah apa yang harus kita ambil? Apakah kita harus memutuskan hubungan tersebut ? Hubungan yang selama ini kita jaga, apakah semudah itu kita akhiri?
Kalau teman-teman berkenan, tolong berikan saran dan masukannya
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak

SeLaMat HaRi RaYa IdUL FiTri 1433 H




Ucapan yang paling baik adalah "Allah",
lagu yang paling indah adalah "Adzan",
referensi yang paling lengkap adalah "Al-Qur'an",
senam yang palig sehat adalah "Shalat",
diet yang paling bagus adalah "Puasa",
kebersihan yang menyegarkan adalah "Wudhu",
perbuatan yang paling mulia adalah "Memaafkan",
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1433 H,
Mohon Maaf Lahir & Bathin.

The best sayings is "God",
the most beautiful song is "Azan",
the most complete reference is the "Al-Quran",
which palig healthy exercise is the "Prayer",
diet is the best is a "fast",
cleanliness refreshing is "Wudu",
the most noble deed is "Forgiveness",
Happy Feast of Eid al-Fitr 1433 H,
Born & Bathin Sorry.

Bagaimana Menentukan Skala Prioritas dari Jadwal To do List Anda


Apakah Anda orang yang sibuk? Seberapa banyak aktifitas yang Anda harus jalankan setiap harinya? ratusan, ribuan atau jutaankah? hahaha, it must be nonsense right? Pulahan mungkin iya, lebih logis. Tentunya jika Anda punya puluhan Skedul yang harus dilakukan, saya yakin Anda akan pusing menentukan mana yang harus diprioritaskan dan mana yang sifatnya sekunder dan tersiar karena mungkin semua "to do" list itu Anda anggap sama pentingnya. Bayangkan saja jika hari ini Anda punya 10 "to do" list tapi Anda bingung mau melakukan yang mana terlebih dahulu, yang pastinya terjadi adalah banyak kerjaan Anda terbengkalai.


Jika sudah begini, kira2 apa yang harus dilakukan? Nah, untuk mengatasi masalah ini saya ada beberapa tips bagus untuk Anda:

1.) Buatlah "to do" list Anda hari ini dan bagi ke dalam 3 kategori. Untuk membuat kategorisasi atau klasifikasinya, buatlah kolom berurut ke samping. Kolom paling kiri adalah Kategori "kerjaan dengan resiko besar jika tidak dilakukan, Top priorities." Selanjutnya di kolom kedua di sampingnya, tulislah kategori aktifitasnya "Aktifitas Mendesak." Dan kategori terakhir di kolom paling kanan, "Kurang Mendesak."


Di kolom pertama, pada kategori top prioriti, aktifitasnya mencakup aktifitas utama dimana aktifitas ini jika tidak dilaksanakan akan merusak aktifitas susulan lainnya, atau mungkin yang berhubungan dengan kebutuhan keluarga. Intinya pada kategori ini, jika aktifitasnya tidak diselesaikan secepat mungkin maka akan menghancurkan aktifitas lainnya. Dan seterusnya second and third priority. Setelah itu lihat kembali dan check tingkat urgensinya.

2.) Selanjutnya setelah Anda menyelesaikan order prioritinya, susun kembali urutan aktifitas tersebut berdasarkan waktu penyelesaiinya. Selesaikanlah dulu tugas yang menuntut deadline yang paling terdekat.

3.) Untuk membiasakan diri dengan keteraturan prioritas, buatlah jadwal mingguan. Alangkah Baiknya punya Schedule Board.

Posted in: Dunia Kerja
Copyright 2009 HIJAB RAHMAH. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates